Selasa, 31 Juli 2012

Energy Alternatif Indonesia (3)

Berdasarkan dari beberapa negara Eropah dan Amerika yang sudah membuat jalur roadmap energy 2010-2030 penyediaan bahan bakar transportasi pada jangka menegah Indonesia yang sangat praktis dan applikatif adalah peningkatan kapasitas tenaga pembangkit listrik untuk tenaga pengilangan metanol dan hidrogen dari air seperti halnya juga proses pengilangan BBM memerlukan tenaga listrik pada jangka menengah. Dalam hal ini diperkirakan tenaga yang diperlukan untuk pengilangan BBM yang sekarang ini akan lebih besar berbanding tenaga yang diperlukan untuk menghasilkan bahan bakar alternatif metanol dan Hidrogen. Tentu dari sisi ini, bahan bakar akan lebih murah dari BBM sekarang ini. Selain itu bahan bakar ini pada harga yang sama dengan BBM maka jarak tempuhnya lebih jauh. Artinya, penyediaan bahan bakar alternatif jenis methanol dan hidrogen ini jauh lebih murah sehingga menjadi solusi yang ideal di indonesia. Alasan yang sangat kuat untuk mendukungnya sebagai opsi pengganti BBM bahwa masa sekarang kebutuhan BBM mencapai sekitar 1,3 juta barel per hari merupakan jumlah yang terlalu banyak dan mahal untuk mesin mesin transportasi. Alasan kedua, permintaan minyak fosil untuk industry kimia semakin meningkat dipasar global dan hal ini terjadi sampai minyak bumi menipis.

0 komentar

Posting Komentar